…Dia dan Dia…

v_5Dalam terang, aku masih tertatih..

Mengayu kaki ku demi setitik cahaya..

Di alam sadarku aku tersenyum untuk suatu hal yang bahkan belum pernah kulihat

Sebelumnya…

Dia datang untuk membuat dayung ini patah,

Dia hadir ketika puing itu dapat tersusun lagi dengan apik,

Dia kembali ketika benang itu tlah tersambung..

Dengan berdiri diatas satu tali yang rapuh, aku mulai meninggal kan Dia,

Karena dia yang membuat kelopak ini begitu layu..

Dia begitu dekat dengan kegelapan,,

Dia bahkan tidak pernah peduli dengan sekelilingnya,

Walau kecil, tapi dy terlihat seperti monster..

Dulu, sekarang dan nanti,,,

Aku akan terus berjuang diantara bayang-bayang dia.

Dan harus merajut hari dengan asa yang pernah direnggut oleh-nya,

Dengan sedikit kesempatan dan waktu yang tersisa,

Aku harus mampu memenangkan senyum kepuasan..

Dan menghapus bersih dia dari pori2 ditubuh ku, dari darah di ragaku,

Dan menghapus titik hitam itu, demi sebongkah cahaya,

Yang akan membawa ku ke lingkaran putih yang abadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: